Postingan

Menampilkan postingan dengan label linux mint

(Susahnya) Menggunakan Slackware

Saya memang pemula di bidang Linux. Saat ini saya sudah berhasil meng-install Slackware 13.37 dan sedang menggunakannya. Ternyata, menggunakan Slackware itu susah. Mungkin karena saya belum terlalu paham Linux pada umumnya dan Slackware khususnya. Saya merasa lebih mudah menggunakan Debian dan turunannya, khususnya Linux Mint dan Ubuntu. Mungkin karena saya sudah terbiasa dengan kedua distro Linux tersebut. Banyak permasalahan yang saya alami ketika menggunakan Slackware. Kalau ada waktu luang, saya akan tuliskan masalah-masalah yang saya alami di blog ini. He he he. Saat ini, saya menggunakan Slackware terbaru, versi 13.37, karena Slackware 14 belum secara resmi rilis.

Uninstall Netbeans 7.2.1 di Linux Mint 12

Iseng mencoba, saya mencoba melakukan uninstall Netbeans 7.2.1 yang sudah saya install di Linux Mint saya. Ternyata caranya sangat mudah (karena saya tidak meng- install GlassFish Server, maka saya tidak perlu meng- uninstall- nya). Hanya masuk pada direktori tempat Netbeans 7.2.1 ter- install, kemudian menjalankan file uninstall.sh yang terdapat pada direktori itu. Karena Netbeans di Linux Mint saya ter- install pada direktori /usr/local/ dengan nama netbeans-7.1.2, maka saya masuk ke direktori netbeans-7.1.2 dengan perintah # cd /usr/local/netbeans-7.1.2/. Kemudian, saya menjalankan file uninstall.sh dengan perintah ./uninstall.sh. Setelah itu, saya tinggal mengikuti wizard untuk meng- uninstall- nya. Selesai. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat di sini.

Mengoprek Linux Mint (Lagi)

Setelah kesibukan yang membuat saya tidak ngeblog (alasan) telah berakhir, malam ini saya bisa ngoprek Linux Mint lagi. Senang juga, walau seringkali belum dapat banyak memahami tutorial-tutorial yang saya baca. Tetapi, saya sekarang sudah sedikit banyak tahu tentang perintah-perintah yang digunakan pada terminal. Saya memang masih newbie, dan banyak yang harus saya pelajari. Sekarang, saya masih ngoprek dan belajar agar dapat menggunakan wine dan sedang meng- install jDownloader, sebuah aplikasi yang digunakan untuk download manager pada linux. jDownloader adalah aplikasi yang disarankan oleh seorang teman ketika ngobrol tentang download manager pada Linux. Sebenarnya sudah lama, tetapi saya baru sempat meng- install- nya sekarang. Sudah dulu ngeblog- nya. Menunggu update jDownloader dan download wine dulu. He he he.

Menginstall Oracle VirtualBox di Linux Mint 12

Setelah semua package up-to-date, sekarang waktunya untuk meng- install beberapa software yang saya butuhkan, salah satunya Virtual Machine. Saya menggunakan VirtualBox buatan Oracle. Sebenarnya, menurut orang-orang yang sudah pakar, VMWare lebih bagus, menarik dan memuaskan daripada VirtualBox. Namun, VirtualBox lebih ringan. Terus terang, saya belum begitu paham dengan virtual machine. Dulu, sewaktu saya praktikum, saya menggunakan VirtualBox (kalau tidak salah, saya sudah agak lupa. He he he). Maka, saya menggunakan VirtualBox karena sudah familiar. Untuk meng- install- nya, saya harus men- download- nya di sini. Saya menggunakan versi All Distribution 32-bit  karena saya menggunakan Linux Mint 12 (Lisa) 32-bit. Seharusnya bisa menggunakan versi Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) 32-bit karena memang Linux Mint 12 (Lisa) dibuat dari Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot). Namun, agar aman, saya gunakan  versi All Distribution 32-bit  saja. Setelah selesai download, saya meng- i...

Menginstall Driver Nvidia di Linux Mint 12

Ubuntu dan Linux Mint tidak menyertakan driver nvidia dalam packages mereka. Kita harus men- download dan meng- install- nya secara manual. Saya tidak tahu pasti penyebabnya. Kemungkinan masalah license. Untuk yang ingin mudah meng- install driver nvidia tersebut, cukup langsung kli Menu -> System Tool -> System Setting kemudian pilih Additional Drivers. Ditunggu sebentar, nanti akan muncul kotak dialog Additional Drivers. Pilih NVIDIA accelerated graphics driver (version current) [Recommended] kemudian klik Activate . Setelah itu, tunggu sampai semuanya selesai di -download dan di- install . Setelah semua proses selesai, reboot dan silahkan lihat hasilnya apa. He he he. Saya tadi menggunakan cara di atas, tetapi gagal. Saya tidak tahu persis apa penyebabnya. Kemudian saya coba lakukan install via terminal. Caranya juga sederhana. Silahkan lihat di sini (Gampangnya, Linux Mint 12 (Lisa) dibuat dari Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot. Jadi, caranya sama saja dengan meng- inst...

Upgrade Kernel 3.2.0 di Linux Mint 12 via Debian Package

Daripada pusing-pusing berpikir dan menghabiskan banyak waktu tentang compile kernel manual (saya pernah compile kernel secara manual, sekali saja. He he he), saya memutuskan untuk mencari artikel tentang meng- upgrade kernel via Debian Package. Ternyata cukup mudah juga. Sama mudahnya dengan menggunakan apt-get update && apt-get dist-upgrade via terminal. Saya tadi mengikuti artikel yang ada di sini. Terdapat sedikit perubahan dengan tampilan yang menggunakan kernel 3.2 ini. Yang paling kelihatan, menu yang biasanya letaknya di atas, sekarang menjadi di bawah, tetapi sama-sama di pojok kiri layar (kiri saya). Di pojok kiri atas, ada seperti menu juga, simbolnya angka delapan yang di horisontalkan. Saya belum paham apa itu. Apakah unity? Atau HUD? Sekarang, saya akan mencoba dan mencari tahunya dulu. Semoga tidak kernel panic lagi. He he he.

Kernel Panic.

Selesai meng- update menggunakan apt-get dist-upgrade dengan repository Linux Mint 12 (maksud saya, saya tidak mengubah file /etc/apt/source.list karena saya ingin mencoba kecepatan download bila menggunakan  repository luar), saya me- reboot komputer saya. Versi kernel-nya berubah. Itu artinya kernel yang tadi saya update berhasil ter- update dengan baik. Ketika saya mencoba melakukan update package ke repository, tiba-tiba komputer saya mengalami kernel panic. Hedeh. Saya memang tidak expert dan ingin terus belajar tentang linux. Solusi yang mungkin sekarang bagi saya adalah meng- upgrade lagi versi kernel- nya ke versi yang lebih tinggi. Semoga tidak kernel panic lagi. Lanjut ngoprek dulu.

Internet juga Bermasalah di Linux Mint 12

Masih sama dengan posting- an saya beberapa waktu yang lalu, ketika selesai meng- install Linux Mint 12 (Lisa), komputer saya juga tidak mau terhubung ke internet. Hanya mau terhubung ketika proses merestart network dilakukan (/etc/init.d/networking restart). Ketika proses itu selesai dilakukan, network kembali ngadat. Hedeh. Saya benar-benar kebingungan. Saya coba tanya dengan Bapak Onno W. Purbo via twitter, beliau menjawab mungkin kernel-nya harus di upgrade karena versi yang sekarang (mungkin) belum mengenal gigabit ethernet. Logis juga menurut saya. Kemudian saya tanya ke Bapak Willy Sudiarto Raharjo, pakar Linux sekaligus Admin Forum Linux Indonesia, via twitter juga, beliau meminta saya mengecek network card- nya dengan perintah ifconfig -a dan lspci | grep -i ethernet. Saya coba, dan memang benar. Hasilnya memang menunjukkan bahwa network card- nya adalah gigabit ethernet. Hedeh. Saya lelah. Saya putuskan untuk berhenti dan beristirahat. Sekarang, keanehan terjadi. Sa...