Postingan

Menampilkan postingan dengan label permenungan

Ide untuk Berbagi Ide

Belakangan ini di benak saya terlintas pemikiran dan keinginan untuk berbagi ide. Saya berpikir bahwa ada orang-orang yang ingin menambah penghasilan, menjadi entrepreneurship atau hanya sekedar aktualisasi diri tetapi mereka masih mencari ide atau hal apa yang akan dilakukan untuk mewujudkan keinginan mereka. Seringkali, dalam saya juga terpikir satu atau dua ide yang unik, aneh atau bahkan gila yang jelas saya tidak dapat melakukan sendiri karena berbagai macam faktor. Akhirnya, hanya ada dalam pikiran saya saja lalu hilang karena lupa. Oleh karena itu, apa tidak sebaiknya saya berbagi ide saja sehingga mereka yang masih mencari bisa mendapatkan pemikiran saya. Siapa tau ada orang yang sukses mengaplikasikan ide-ide dari saya. Ada yang mau berbagi bagaimana saya bisa membagi ide saya? Lewat blog? Atau platform  lain? Jika ada ide untuk platform yang sebaiknya saya gunakan, silahkan tinggalkan idemu di kolom komentar, ya! Hehehe.

70 tahun Indonesia Merdeka

Gambar
Hari ini, Senin, 17 Agustus 2015, tepat 70 tahun Indonesia Merdeka. Apa yang dapat kita lakukan sebagai warga negara? Sebagai warga sipil, memang kita tidak bisa berkontribusi secara langsung. Namun saya pikir kita tetap dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa ini dengan berbagai cara yang menurut saya sepele. Mulai dari taat rambu-rambu lalu lintas, taat dengan perundang-undangan yang berlaku, dan lain-lain. Intinya hanya satu: menjadi warga negara yang baik. Sebagai pekerja, kita juga perlu bekerja dengan baik. Ayo kerja (dengan semangat gotong royong, dengan jujur, dengan baik, dan dengan hati yang tulus)!  Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 70! Semakin jaya di darat, laut dan udara! Indonesia HEBAT!

(Mengambil) Keputusan

Menjalani kehidupan memang tidak mudah. Banyak jalan yang mengarah ke tujuan yang sama. Perbedannya juga banyak: jarak tempuh, struktur jalan, pemandangan sepanjang jalan, lebar jalan, dan lain-lain. Nah, menurut saya, seringkali perbedaan itulah yang membuat kita bimbang dalam melangkah, menentukan arah dan mengambil jalan yang akan ditempuh. Satu lagi, kita takut salah jalan. Takut salah melangkah. Takut dunia tidak setuju dengan jalan yang kita pilih karena jalan tersebut tidak mainstream . Dan masih banyak lagi alasan-alasan yang lain. Akhirnya, kita tidak berkeputusan, hanya berdiri ditempat yang sama dan tidak berbuat apa-apa. Terkadang, berkeputusan itu tidak perlu mengikuti apa yang orang lain katakan. Tidak perlu peduli dengan "cap" yang diberikan khalayak ketika kita memilih sebuah jalan yang akan kita tempuh. Yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan hati, jiwa, raga dan kemampuan kita untuk menghadapi segala resiko yang muncul dalam perjalanan kita. Nah, kala...

Memperingati Paskah di Kota Orang (Tidak Bersama Keluarga)

Satu minggu ini (mulai Senin, 25 Maret 2013 hingga Minggu, 31 Maret 2013) merupakan salah satu minggu yang penting bagi umat Kristiani. Minggu ini adalah minggu Paskah. Biasanya, minggu-minggu seperti Paskah atau Natal adalah waktu dimana umat Kristiani berkumpul bersama keluarga selain memperingati Paskah dengan beribadah di Gereja. Moment ini juga sering dimanfaatkan sebagian umat non Kristiani yang berada jauh dari keluarga karena sekolah, bekerja atau alasan lain untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga karena libur yang cukup panjang. Namun kali ini, hal ini tidak berlaku bagi saya dan beberapa orang di sekitar saya yang jauh dari keluarga. Ditambah lagi, rute penerbangan beberapa maskapai dari Pontianak (tempat saya tinggal sekarang) menuju Yogyakarta cukup memberatkan kantong saya. Selain itu, maskapai-maskapai tersebut tidak memberlakukan direct flight. Jadi, untuk dapat ke Yogyakarta, saya harus transit dan berganti pesawat lain di Jakarta terlebih dahulu. Agak repo...

Fresh Graduate yang Belajar

Bagi seseorang yang baru lulus seperti saya ini, hal yang paling bahkan sangat diidam-idamkan adalah bekerja di perusahaan. Sukur-sukur, perusahaan yang besar seperti PT. Astra International Tbk, PT. Djarum, dan masih banyak lagi. Bagi sebagian orang termasuk saya, hal yang paling diidam-idamkan adalah rehat sejenak, dolan,  kemudian mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang besar juga. He he he.  Tetapi sayang, saya tidak menikmati masa rehat yang lama karena satu dan lain hal. Kini saya berada di Jakarta untuk mengikuti training di sebuah perusahaan yang kata orang sangat besar seperti yang pernah saya jelaskan di sini. Banyak hal yang saya dapatkan selama hampir satu minggu belajar di perusahaan ini. Di training ini saya lebih banyak belajar tentang struktur perusahaan (karena baru bekerja di perusahaan ini), business core perusahaan, sistem manajemen perusahaan, marketing produk, dan masih banyak lagi. Saya merasa sangat senang berkesempatan untuk mengikuti tra...

(Diijinkan) Sakit.

Setelah beberapa waktu berkutat menyelesaikan Skripsi, maju pendadaran, mengurus ini dan itu, bekerja dan mengerjakan proyek membuat waktu istirahat dan makan menjadi tidak teratur. Ditambah lagi perubahan cuaca yang ekstrim. Akhirnya, tubuh saya menyerah. Ya, saya sakit. Kecapekan dan diare. Sunggu kombinasi yang tidak mengenakkan. Ditengah tubuh saya yang sangat membutuhkan banyak istirahat, berkali-kali harus bangun untuk ke belakang. Lemas. Memang, sakit kali ini membuat saya mengalami banyak kerugian. Namun, sakit kali ini juga mengajarkan saya untuk memanajemen waktu dengan lebih baik lagi. Memberikan saya banyak pelajaran yang mungkin tidak akan saya dapatkan kalau saya tidak sakit. Cara Tuhan memang sangat diluar logika untuk mengajar dan mendidik anak-anakNya.

Life Under Construction

Kemarin, salah seorang teman saya mengganti Display Picture (DP) pada profilnya di Blackberry Messenger (BBM) dengan sebuah gambar yang menarik bagi saya. Gambar tersebut berlatar belakang kuning dan bertuliskan seperti ini: "Life Under Construction", dituliskan dengan huruf kapital. Ketika melihatnya, saya hanya tersenyum geli. "Ada ya, orang yang membuat gambar dengan ide bagus seperti ini?", pikir saya dalam hati. Kata-kata ini bermakna sangat dalam bagi saya. Ya, hidup saya sepertinya harus dibenahi, ditata dari sekarang, mumpung saya masih muda.   Salah satu yang harus dibenahi mulai dari sekarang adalah waku tidur. Saya sering sekali tidak bisa bangun pagi karena tidur pagi. He he he. Jadi, kalau di pagi hari saya masih terlihat aktif di dunia maya atau di manapun, seringkali saya belum tidur atau memang tidak bisa tidur. Hedeh. Kebiasaan ini yang harus diperbaiki mulai dari sekarang.

Murahnya Jasa Pembuatan Website

Saya bingung memberi judul yang cocok untuk tulisan ini. Akhirnya saya beri judul itu saja, murahnya jasa pembuatan website. Ceritanya begini. Tadi seorang bertanya kepada saya tentang harga pembuatan online store. Saya memberinya perkiraan harganya dan perkiraan waktu pembuatan. Lalu dia membandingkan dengan harga dari sebuah web developer. Fantastis! Harganya hanya setengah dari harga yang saya tawarkan dengan perkiraan waktu pembuatan yang sama. Saya sedih mendengarnya. Mengapa harganya bisa murah sekali? Saya mencoba menebak-nebak. Mungkin harganya murah karena developer itu menggunakan Content Management System (CMS) yang katanya mudah (saya katakan 'katanya' karena saya sendiri belum pernah mencoba membuat website menggunakan CMS). Kalau tidak, mungkin developer itu membuat CMS sendiri dan kemudian menggunakannya berkali-kali untuk online store pesanan orang. Kalau tidak kedua-duanya? Itu yang saya bingungkan. Walaupun developer itu bekerja sendirian (tanpa karyawan),...

Kesulitan Mencari Jurnal Tentang Mikrotik

Jadwal Kolokium di kampus saya, kalau tidak salah, tanggal 20 April 2012 besok. Kolokium adalah istilah yang digunakan di kampus saya untuk mempresentasikan ide Skripsi atau Tugas Akhir (TA) mahasiswa di depan dosen. Mungkin di tempat lain dikenal dengan istilah Seminar Proposal atau Kompre (saya tidak tahu apa kepanjangannya). Intinya seperti itu. Sekarang ini, mulai diterapkan aturan baru, bahwa proposal harus sudah masuk ke Fakultas (kalau tidak salah) 7 hari sebelum Kolokium. Hedeh. Repot juga. He he he. Dari kemarin, saya mencari jurnal, penelitian atau referensi tentang Mikrotik. Topik TA saya adalah penelitian yang berhubungan dengan Mikrotik. Sayangnya, sampai sekarang saya hanya mendapatkan satu jurnal saja yang berbicara tentang topik saya. Hedeh. Rupanya Mikrotik memang belum dieksplorasi device dari  vendor yang lain. Di satu sisi, hal ini sangat susah untuk penelitian karena referensinya hanya didapat dari Mikrotik Wiki dan Manual Mikrotik. Yang tidak resmi dapa...

Kenaikan Harga BBM

Akhir-akhir ini berita yang ada di semua media di Indonesia sedang hangat membicarakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebanyakan berita yang disajikan adalah demonstrasi mahasiswa, partai politik, buruh, dan elemen masyarakat yang lain. Semuanya menolak kenaikan harga BBM. Ada yang melakukan demonstransi dengan aksi damai, ada juga yang berakhir ricuh. Di media elektronik, seperti televisi, selain liputan demonstrasi, juga ditampilkan berbagai diskusi tentang kenaikan ini. Di kampus saya sendiri, beberapa mahasiswa juga memutuskan untuk turun ke jalan, menyuarakan aspirasi mereka menolak kenaikan harga BBM. Saya setuju dengan penolakan kenaikan harga BBM, tetapi saya masih belum menemukan alasan yang kuat untuk menolak kenaikan harga BBM ini. Saya menolak karena alasan pemerintah yang terkesan mengorbankan rakyat tetapi mementingkan pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena naiknya harga minyak dunia yang katanya menyebabkan APBN (atau APBNP?)  jebol karen...

Setelah Lulus Mau Ngapain?

Pertanyaan yang selalu muncul ketika kita menyelesaikan atau hampir menyelesaikan pendidikan Strata-1 (S1) adalah "Setelah Lulus Mau Ngapain? " atau "Mau Kerja Dimana?" dan masih banyak lagi. Pertanyaan-pertanyaan itulah yang membuat kita susah untuk menjawab dan akhirnya terjebak dengan kerja di sebuah perusahaan. Padahal, tidak selalu dan tidak harus setelah lulus bekerja di sebuah perusahaan. Saya memang belum begitu tahu apa yang akan saya lakukan setelah saya menyelesaikan pendidikan S1 ini. Tetapi, yang masih ada dalam pikiran saya, sepertinya saya memilih untuk menjadi entrepreneur saja. Walaupun, tidak menutup kemungkinan saya menjadi employee juga, sama seperti teman-teman saya yang lain. Namun, menjadi entrepreneur menurut saya lebih menyenangkan dan lebih menantang. Menyenangkan, karena kita melakukan sesuai dengan apa yang kita inginkan, tidak bergantung pada orang lain dan tidak mempunyai 'atasan'. Menantang, karena kita bergantung pada diri...

Banyak Yang Harus Diselesaikan

Bangun tidur di sore hari tadi (karena malamnya saya tidak bisa tidur dan baru tidur siang), saya berpikir tentang apa yang belum selesai dan yang harus diselesaikan. Wah, ternyata banyak sekali. 'Hutang' saya ternyata masih sangat banyak dan harus segera dilunasi, tidak boleh terus dibiarkan. Hedeh. Dalam menyelesaikan 'hutang' ini, saya juga harus belajar untuk memanajemen waktu, hal yang sering gagal untuk saya terapkan dalam kehidupan saya. Sepertinya ini menarik, belajar untuk menyelesaikan semua hal yang saya istilahkan dengan 'hutang' sekaligus belajar untuk memanajemen waktu agar semuanya dapat 'dibayar' dengan cepat dan efektif. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, begitu kata Peribahasa Indonesia. He he he.

#BahagiaItuSederhana

Baru saja pulang dari bertemu seorang teman yang juga adalah seorang client. Ha ha ha. Saya tidak mau sombong, tetapi memang kenyataannya begitu. Ia bertemu saya untuk keperluan membuat website. Hari ini, hampir setengah hari saya bersamanya untuk membuat website menjadi seperti apa yang ia inginkan. Progress- nya, kami baru saja selesai membuat HTML dari beberapa desain yang dibuatnya sendiri. Hal yang menarik adalah ngobrol selama kami bekerja dan setelah kami bekerja. Kami ngobrol 'ngalor ngidul', kata orang Jawa. Banyak hal yang bisa saya ambil dari obrolan kami malam ini, salah satunya ini: "Bahagia Itu Sederhana." Ya, ternyata, bahagia itu memang sederhana. Sesederhana kita berjalan, atau menghirup udara. Walaupun proses didalamnya rumit, namun terasa sangat sederhana. Jadi, apa yang harus dipusingkan? Berpikir tentang hidup itu sah dan perlu, tetapi hanya berpikir tentang hidup saja, itu tidak perlu. Ini menurut saya dan (mungkin) bagi Anda statement ini sang...

Sukses Itu Tidak Mudah

Tren sekarang memang semuanya serba instan, termasuk meraih kesuksesan. Hampir semua stasiun televisi di Indonesia menyambut baik tren tersebut. Mereka membuat berbagai acara yang tujuannya membuat seseorang yang dulunya tidak dikenal menjadi terkenal. Intinya seperti pada kalimat pertama, membuat seseorang meraih sukses secara instan. Apa bisa? Memang pertanyaan ini dapat dijawab iya oleh sebagian orang. Tetapi tidak semuanya. Nah, sisanya? Inilah yang seharusnya kita pahami. Mencoba boleh, tetapi ketika gagal, kita harus mengerti bahwa memang bukan kita yang ada pada jalan tersebut. Ada jalan lain, saya mengatakan dengan jalan standar, yang dapat dilalui siapa saja untuk meraih sukses. Lalu bedanya? Jalan standar ini ditempuh dengan (mungkin) sedikit lebih berat dan dalam waktu yang cukup lama. Dari beberapa pengalaman orang yang menurut saya sudah sukses dengan 'jalan standar' itu, mereka selalu berpesan bahwa ketika ingin sukses, kita tidak boleh malas (ini sudah pasti)...

KKN: Budaya Bangsa yang Terus Dipelihara

Bangun di malam hari, saya menelepon seseorang (yang tidak perlu saya sebutkan namanya). Kami ngobrol 'ngalor ngidul' - kata orang Jawa - dan sampailah pada suatu obrolan tentang kasus KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Saya sampai tidak habis pikir. KKN sepertinya memang sudah menjadi budaya bangsa kita sejak lama. Saya katakan sebuah budaya karena memang kasus KKN ini banyak saya temui di berbagai tempat, peristiwa, latar belakang dan waktu. Kalau saya pernah menulis tentang KKN yang dilakukan tukang parkir, itu hanyalah satu dari sekian banyak kasus yang saya temui. Alasan lain mengapa saya katakan budaya adalah (sepertinya) tidak adanya lagi rasa bersalah atau takut yang ditunjukkan pelaku, terasa seperti tidak ada yang salah, apa yang dilakukan benar. Inilah yang dilakukan hampir semua orang yang saya temui. Oleh karena itu, saya katakan KKN adalah budaya bangsa. Saya bingung dengan apa yang mereka pikirkan tentang perbuatan mereka yang salah itu. Apakah mereka benar-b...

Memberitahu dengan Marah-marah

Saya bingung dengan tipe orang seperti ini. Orang ini tahu, tetapi terkesan seperti tidak mau (malas) untuk berbagi ilmu. Menurut saya, ketika ada orang yang tidak tahu dan ingin tahu, orang itu memang benar-benar tidak tahu. Jadi, seharusnya tidak perlu memberi tahu orang yang tidak tahu dengan marah-marah bukan? Untuk apa? Apakah ketika kita marah, orang yang tidak tahu tersebut akan menjadi tahu? Tidak jaminan bukan? Beda kasusnya, ketika orang yang diberitahu memang sudah pernah mendengar sebelumnya, tetapi tidak mendengarkan dan bertanya lagi hal yang sama. Saya terkadang marah-marah terhadap orang itu, karena saya memang tidak suka. Atau sebenarnya memberitahu itu lihat-lihat ya? Jika saya temannya dan saya senang dengan dia, saya memberitahu dengan baik-baik, tetapi jika saya tidak senang, saya akan marah-marah. Bukankah kita juga sering seperti itu, ya?

2012: Dibuka dengan Cerita yang Mengejutkan

Pagi tadi saya makan bersama teman saya di sebuah warung gudeg. Ketika kami asyik ngobrol, teman saya bercerita tentang seseorang. Seseorang itu adalah idola saya sejak SMA dulu. Beliau adalah sosok yang mengagumkan bagi saya. Namun, bagi teman saya dan mungkin beberapa teman yang lain berbeda. Teman saya mulai menceritakan apa yang ia amati. Begitu mengejutkan bagi saya. Saya masih setengah tidak percaya dengan cerita itu. Tetapi, memang beberapa cerita itu benar adanya. Sungguh sangat mengecewakan sebenarnya. Saya hanya 'ngelus dada' dan menarik nafas yang panjang setelah mendengar cerita itu. Menyayangkan kenapa semua itu harus terjadi. Saya sungguh tidak mengerti dan tidak habis pikir. Tetapi inilah hidup, kadang hal yang manis itu dipakai untuk menutupi dari apa yang busuk di dalamnya. Harapan saya, semoga cerita yang saya dengar salah dan semoga cerita ini bukan sebuah pertanda buruk bagi saya di tahun 2012. Amin.

Malam Tahun Baru 2012

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan teman-teman yang lain, kali ini Malam Tahun Baru 2012 saya tidak diisi dengan nongkrong bareng teman-teman ataupun berada di jalanan untuk merayakan Tahun Baru 2012. Tidak ada perayaan, tidak ada pesta. Saya sebenarnya bingung dimana dan dengan siapa saya merayakannya. Banyak teman-teman saya yang sudah punya acara dengan yang lain di Malam Tahun Baru 2012 ini. Akhirnya, saya memilih untuk di rumah teman yang sekaligus tetangga saya untuk bermain game. Saya melewatkan Malam Tahun Baru hanya dengan suara game dan sesekali suara lirih kami berdua yang kadang senang dan kadang marah ketika bermain game. Lirih, karena takut mengganggu ibu teman saya yang sudah tertidur. Saking asyiknya, sampai-sampai kami lupa bahwa malam telah menjadi tengah malam dan selesai sudah detik-detik penantian tahun 2012 dan telah menjadi tahun 2012. Wow! Saya tidak 'merayakan' pergantian tahun 2012. Tetapi, ternyata sama saja. Tetap sama, tidak ada yang berbeda....

Selamat Tahun Baru 2012

Saya rasa saya belum terlambat untuk mengucapkan "Selamat Tahun Baru 2012" kepada Anda semua. Tahun 2011 memberikan sebuah pelajaran sekaligus kenangan yang besar bagi kita semua. Jadikan pelajaran itu sebagai pengalaman yang menjadi modal melangkah lebih jauh di tahun 2012 dan jadikan kenanagan itu sebagai sesuatu yang indah yang pernah ada di tahun 2011. Semoga, di tahun 2012 ini kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari tahun 2011. Sukses dalam karier, mencapai cita-cita, menjadi apa yang kita inginkan. Semoga, di tahun yang baru, Tuhan tetap menghadapkan wajah-Nya kepada kita dan tetap memberi kita kasih karunia, berkat dan menjadikan rencana-Nya yang indah itu bagi kita di tahun 2012 dan seterusnya. Amin.

Hasil Penggenapan Janji

Gambar
Ini saya upload foto yang saya janjikan, hasil penggenapan nadzar saya untuk potong rambut. He he he. Rambut saya ternyata banyak juga, ya. He he he.