Postingan

Menampilkan postingan dengan label opini

OSPOS: Aplikasi Kasir Gratis Berbasis Open Source untuk UMKM

Gambar
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor usaha yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan kontribusi sekitar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia (Sumber: Kemenperin RI ). Namun, banyak dari UMKM tersebut masih dikelola secara tradisional dan manual. Banyak dari mereka tidak tahu secara pasti berapa omset, laba, pengeluaran, harga pokok produksi mereka dan masih banyak lagi lainnya. Di sisi lain, yang dikelola secara manual, effort yang mereka keluarkan pasti sangatlah besar untuk melakukan rekap dan pembuatan laporan-laporan. Padahal, hal ini sangat krusial, apalagi jika ingin memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah. Omset menjadi pertanyaan mendasar ketika kita sebagai pelaku usaha ingin mengajukan pinjaman melalui program KUR. Saya juga melihat masalah yang sama ketika saya bekerja mendampingi UMKM di bidang ritel/ kelontong. Banyak diantara mereka tidak mengerti secara pasti berapa omset...

Merantau (lagi)

Tidak terasa sudah 8 bulan lamanya saya merantau lagi. Kali ini bukan di luar Pulau Jawa seperti 3 tahun yang lalu. Ya, sekarang saya berada di kota besar kedua di Indonesia: Surabaya. Perbedaan lain, kali ini merantaunya sudah ada yang menemani. He he he. Sudah 3 bulan lamanya saya menikah dan sudah 2 bulan ini istri saya menemani saya merantau. Banyak hal yang berbeda kali ini. He he he. Memang lebih menyenangkan ketika kita merantau ditemani oleh orang tercinta. Hari-hari yang berat dilalui tetap dengan penuh semangat dan keceriaan. Meskipun, tekanan pekerjaan lebih berat dari sebelumnya. Saat ini, merantau bukan lagi hal yang tabu dan dilakukan oleh segelintir orang, seperti jaman orang tua atau 'leluhur' kita dulu. Merantau sudah menjadi hal yang biasa karena kebutuhan ekonomi mendorong kita untuk - mau tidak mau - mencari penghasilan yang lebih baik yang jelas ada hanya di kota-kota besar yang mungkin bukan kota dimana kita lahir dan dibesarkan. Apalagi kita bekerja d...

70 tahun Indonesia Merdeka

Gambar
Hari ini, Senin, 17 Agustus 2015, tepat 70 tahun Indonesia Merdeka. Apa yang dapat kita lakukan sebagai warga negara? Sebagai warga sipil, memang kita tidak bisa berkontribusi secara langsung. Namun saya pikir kita tetap dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa ini dengan berbagai cara yang menurut saya sepele. Mulai dari taat rambu-rambu lalu lintas, taat dengan perundang-undangan yang berlaku, dan lain-lain. Intinya hanya satu: menjadi warga negara yang baik. Sebagai pekerja, kita juga perlu bekerja dengan baik. Ayo kerja (dengan semangat gotong royong, dengan jujur, dengan baik, dan dengan hati yang tulus)!  Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 70! Semakin jaya di darat, laut dan udara! Indonesia HEBAT!

Kangen Jogja

Tidak terasa sudah hampir 9 bulan saya meninggalkan kota kelahiran saya, Yogyakarta. Kota yang menurut saya paling nyaman untuk ditinggali (mungkin) di Indonesia. Saya lahir dan besar di kota yang menjujung tinggi toleransi dan menghargai kemajemukan. Kedua hal itu sangat membuat saya berpikiran terbuka. Yogyakarta banyak memberi saya kenangan, baik kenangan manis maupun pahit. Semuanya masih terekam di memori saya dengan baik. Hal ini yang membuat saya seringkali kangen untuk kembali lagi ke kota ini. Saya merasa sangat bangga menjadi bagian dari kota yang disebut sebagai daerah istimewa ini. Beberapa waktu yang lalu ketika saya di Jakarta, saya bertemu dengan teman-teman saya. Walaupun tidak di Yogyakarta, pertemuan ini membuat rasa kangen tersebut sedikit terobati. Menceritakan kisah masa lalu, kabar teman-teman yang lain, ngobrol ngalor-ngidul sambil menikmati potongan roti yang ada di hadapan kami membuat kami merasa kami sedang berada di 'homebase' kami, Yogyakarta. Mas...

Implementasi Desain dengan Bahan Flannel

Gambar
Beberapa waktu yang lalu, saya dan salah seorang teman yang juga tetangga rumah saya di Yogyakarta ngobrol via Blackberry Messenger (BBM).   Setelah asyik  ngobrol 'ngalor-ngidul', akhirnya ia menawarkan kepada saya inovasi baru yang ia kembangkan, yaitu desain yang diimplementasikan pada berbagai macam media, antara lain: kaos, bantal dan handuk. Masih banyak lagi yang dapat diimplementasikan menggunakan kain flannel ini. Cukup menarik dan murah untuk sebuah karya tangan (handmade). Harganya berkisar Rp 50.000,00 hingga Rp 150.000,00 bergantung pada media yang digunakan. Yang lebih menarik lagi, kita dapat memesan desain sesuai apa yang kita inginkan (jika memungkinkan). Untuk desain custom ini, kita hanya perlu menambahkan sedikit ongkos saja untuk mendapatkan yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Hasilnya cukup memuaskan bagi saya. Beberapa contohnya dapat dilihat di bawah ini: Implementasi Kain Flannel pada Handuk Implementasi Kain  Flannel  pa...

(Mengambil) Keputusan

Menjalani kehidupan memang tidak mudah. Banyak jalan yang mengarah ke tujuan yang sama. Perbedannya juga banyak: jarak tempuh, struktur jalan, pemandangan sepanjang jalan, lebar jalan, dan lain-lain. Nah, menurut saya, seringkali perbedaan itulah yang membuat kita bimbang dalam melangkah, menentukan arah dan mengambil jalan yang akan ditempuh. Satu lagi, kita takut salah jalan. Takut salah melangkah. Takut dunia tidak setuju dengan jalan yang kita pilih karena jalan tersebut tidak mainstream . Dan masih banyak lagi alasan-alasan yang lain. Akhirnya, kita tidak berkeputusan, hanya berdiri ditempat yang sama dan tidak berbuat apa-apa. Terkadang, berkeputusan itu tidak perlu mengikuti apa yang orang lain katakan. Tidak perlu peduli dengan "cap" yang diberikan khalayak ketika kita memilih sebuah jalan yang akan kita tempuh. Yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan hati, jiwa, raga dan kemampuan kita untuk menghadapi segala resiko yang muncul dalam perjalanan kita. Nah, kala...

Hidup di Perantauan (Tidak Enak)

Hidup di perantauan itu memang tidak enak. Apalagi diluar Pulau Jawa. Saya sedang merasakannya. Bukan masalah betah atau tidak betah. Banyak hal yang sangat jauh berbeda ketika hidup di sini (di Kalimantan) dan di Jawa. Beberapa perbedaan itu kadang tidak bisa ditolerir. Mungkin apa yang saya rasakan ini sama dengan beberapa orang yang berasal dari pulau lain pindah ke Jawa. Ada beberapa hal mendasar yang sangat berbeda: budaya, kultur kerja, infrakstruktur, kondisi alam penunjang kebutuhan hidup manusia, dan lain-lain. Tetapi, yang saya amati, orang luar Pulau Jawa 'lebih betah' hidup di Jawa. Mungkin karena 'fasilitas' di Jawa lebih lengkap. Saya tidak bermaksud mendeskriditkan pulau satu dengan yang lain, tetapi saya hanya ingin menyatakan apa yang saya rasakan saja. Selain itu, bisa juga diartikan bahwa ternyata pembangunan yang dilakukan pemerintah kita memang belum merata. Semuanya terpusat di Jawa. Sayangnya, mengharapkan pemerintah untuk bergerak lebih cepat d...

Selamat Paskah 2013

Hari ini adalah Hari Raya Paskah, hari raya umat Kristiani di seluruh dunia. Salah satu hari yang penting bagi umat Kristiani untuk diperingati karena Paskah merupakan moment dimana Yesus Kristus yang adalah Tuhan bangkit dari kematian-Nya untuk menyelamatkan setiap manusia yang percaya. Nah, masalahnya, banyak dari setiap orang yang mengaku percaya hanya merayakan dan memperingatinya saja. Menurut saya, yang paling penting dari setiap hari raya keagamaan yang terjadi bukan hanya dirayakan dan diperingati saja. Tetapi dipercaya dan dihidupi. Menghidupi berarti mempercayai bahwa Yesus Kristus telah menebus dosa kita setiap hari dan oleh karena-Nya kita dapat hidup dan terbebas dari belenggu dosa. Berbuat baik dan benar adalah salah satu wujud syukur dari apa yang telah Yesus Kristus lakukan kepada kita. Selamat Paskah 2013. Selamat liburan dan mengakhiri liburan. He he he. Selamat menghidupi dan meneladani Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Hijrah ke Pontianak

Sudah tiga hari ini saya berada di Pontianak, Kalimantan Barat   untuk bekerja. Perusahaan tempat saya bekerja menempatkan saya di kota ini. Ini adalah kali pertamanya saya meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Bahkan ini juga kali pertama saya meninggalkan Pulau Jawa. Tidak pernah ada dalam rencana saya sebelumnya. Saya percaya ini adalah rencana-Nya yang terbaik bagi saya. Di satu sisi saya sedih karena harus meninggalkan banyak hal yang sudah, sedang dan akan terjadi di Yogyakarta, tetapi di sisi lain saya senang karena saya mempunyai petualangan yang baru untuk hidup saya. Selama tiga hari ini, yang saya amati, Pontianak sepertinya kota yang sangat mengasyikkan. Suasananya pun mirip dengan Yogyakarta, karena Kota Pontianak memang tidak besar. Jika dilihat dari biaya hidup, Yogyakarta dan Pontianak memang jauh berbeda. Terutama dalam hal makan. Saya cukup maklum karena semuanya masih berpusat di Pulau Jawa. Padahal Indonesia tidak hanya Pulau Jawa. Sangat miris dan ironi...

Fresh Graduate yang Belajar

Bagi seseorang yang baru lulus seperti saya ini, hal yang paling bahkan sangat diidam-idamkan adalah bekerja di perusahaan. Sukur-sukur, perusahaan yang besar seperti PT. Astra International Tbk, PT. Djarum, dan masih banyak lagi. Bagi sebagian orang termasuk saya, hal yang paling diidam-idamkan adalah rehat sejenak, dolan,  kemudian mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang besar juga. He he he.  Tetapi sayang, saya tidak menikmati masa rehat yang lama karena satu dan lain hal. Kini saya berada di Jakarta untuk mengikuti training di sebuah perusahaan yang kata orang sangat besar seperti yang pernah saya jelaskan di sini. Banyak hal yang saya dapatkan selama hampir satu minggu belajar di perusahaan ini. Di training ini saya lebih banyak belajar tentang struktur perusahaan (karena baru bekerja di perusahaan ini), business core perusahaan, sistem manajemen perusahaan, marketing produk, dan masih banyak lagi. Saya merasa sangat senang berkesempatan untuk mengikuti tra...

Menulis Berita Itu Tidak Mudah

Seringkali saya menemui beberapa orang yang ingin menjadi presenter, wartawan atau penulis berita (jurnalis). Saya memang awam tentang dunia jurnalistik dan saya bukan seorang pakar jurnalistik. Namun, dari hasil berita yang mereka tulis dan ungkapkan secara lisan, saya tidak melihat sesuatu yang menarik dari informasi yang mereka sampaikan. Menulis itu memang tidak mudah. Butuh banyak referensi bacaan, ilmu dan latihan. Sayapun merasa masih sangat kurang dalam menulis. Rasa percaya diri saya masih sangat kecil ketika saya harus menulis. Di blog ini saja misalnya. Ketika saya mencoba membaca berulang-ulang tulisan saya sendiri, saya masih sering menemukan kekurangan di sana-sini. Mulai dari informasi yang saya rasa kurang jelas atau kurang detail, atau informasi yang saya tuliskan seharusnya dapat lebih digali lagi, hingga saya merasa struktur tata bahasa (grammar) saya yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa. Menulis itu tidaklah mudah, apalagi menulis berita. Butuh banyak latihan, b...

Mencoba Wordpress

Beberapa minggu yang lalu saya mendapat tugas untuk membimbing beberapa siswa yang akan mengikuti lomba blog di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta. Saya akui kalau saya tidak jago nge-blog dan tidak paham kriteria-kriteria lomba blog. Saya hanya senang menulis dan ngeblog. Itu saja. Tetapi, karena tidak ada orang lain yang mau, akhirnya saya terima saja. Setelah saya mencoba menghubungi panitia, saya mendapat informasi bahwa blog yang boleh digunakan untuk lomba tersebut adalah Blogspot dan Wordpress. Akhirnya, saya memutuskan untuk mengarahkan siswa menggunakan Wordpress. Sama-sama buta (saya dan siswa tersebut), kami memulai untuk mencoba menggunakan Wordpress. Memang agak berbeda dengan Blogspot, karena bagi saya Blogspot sangat mudah digunakan dan simple. Di sisi lain, Wordpress sangat tidak familiar bagi saya. Hari ini saya mencoba mendaftar dan menggunakan  Wordpress, meskipun saya tidak tahu apa-apa. He he he. Tidak apalah, yang penting belajar sesuatu...

Prihatin dengan Acara Live Musik di Televisi

Baru saja melihat acara musik di sebuah stasiun televisi swasta di Indonesia, saya terpikir untuk mengamati band yang kebetulan sedang manggung di acara itu. Setelah saya amati, banyak hal yang terlihat 'wagu' (istilah dalam Bahasa Jawa) dan akhirnya membuat saya berkesimpulan bahwa band tersebut lipsing, menggunakan ' minus one', atau istilah lain yang sejenis. Intinya, band tersebut tidak sedang benar-benar bermain musik di panggung, tetapi menggunakan rekaman saja. Saya mencoba mencari alasan mengapa mereka (hampir semua stasiun televisi) menyarankan  lipsing kepada bintang tamu mereka untuk acara-acara seperti itu. Berikut adalah hasil dari pemikiran saya: Mempermudah urusan alat musik dan  sound system. Sistem lipsing atau 'minus one' tidak membutuhkan alat yang banyak dan setting yang rumit untuk mendapatkan hasil yang enak di dengar, baik untuk penonton, maupun untuk pemirsa. Selain itu, tentu tidak adanya keduanya dapat memangkas biaya untuk pembu...

Menggunakan Input Type Image pada HTML

Dua hari ini saya memperbaiki CMS (Content Management System) website yang saya buat karena CMS ini berjalan baik di browser selain Mozilla Firefox (saya menggunakan Chrome, Safari dan Firefox). Saya kebingungan mengapa ketika saya mencoba login, baik di localhost maupun dari web hosting, tidak ada respon apapun ketika menggunakan Firefox. "Aneh!" pikir saya. Setelah mencoba mengotak-atik, akhirnya ketemu juga permasalahannya. Firefox tidak mengenali input type image ( <input type="image" src="images/button.png" name="send">, misalnya) sebagai button untuk melakukan submit, sehingga ketika saya menggunakan button tersebut sebagai syarat untuk mengambil nilai menggunakan PHP, (maksud saya menggunakan kode seperti ini: " if(isset($_POST['send']) " misalnya) menjadi tidak berfungsi. Jadi, saya tidak menyarankan menggunakan tag seperti itu. Jika ingin menggunakan button sebagai syarat untuk mengambil nilai, saya sarankan...

Akhirnya Selesai Juga

Proyek peremajaan jaringan yang kami kerjakan di sebuah perusahaan di Magelang, Jawa Tengah berbuah manis. Setelah kurang lebih selama satu bulan kami harus nglaju dari domisili kami di Yogyakarta menuju Magelang, akhirnya selesai sudah. Kemarin, kami melakukan pengecekan akhir untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar dan memberikan sedikit cara manajemen alat-alat jaringan (untuk melakukan reboot dan perawatannya). Sebagai mahasiswa tingkat akhir, ini memang hal baru bagi kami. Dapat dikatakan ini adalah proyek pertama yang jumlah nominalnya termasuk lumayan. He he he. Banyak hal yang dapat kami pelajari, mulai dari manajemen waktu, tanggung jawab, kerja sama tim, pembagian tugas, hingga kenyataan bahwa tidak semua teori dapat diimplementasikan di lapangan. Hal terakhir itu lah yang sangat menarik bagi kami dan membuat kami selalu merasa tertantang dan penasaran. Ternyata, kenyataan di lapangan memang tidak selalu mulus, terutama apabila kita memasang alat jaringan dengan ...

Ciri-ciri Turis Indonesia di Singapura

Beberapa hari berada di Singapura, saya mengamati bagaimana warganegara Singapura atau (mungkin) turis dari negara lain mengenali orang Indonesia. Dari pengamatan saya tersebut, saya dapat menyimpulkan beberapa ciri-ciri turis Indonesia (terutama warga keturunan/ Tionghoa) di Singapura: Bukan orang  bule, Arab atau India, Berbicara menggunakan Bahasa Indonesia, atau orang Singapura lebih mengenalnya dengan istilah Bahasa atau berbicara menggunakan bahasa daerah yang asing di telinga mereka, Tidak mengerti tata cara orang Singapura, apalagi mereka yang baru pertama kali datang ke Singapura (misalnya dalam menggunakan bus umum, beberapa percakapan dengan supir bus dapat saya simpulkan bahwa orang Indonesia lebih mudah dikenali dari tata cara mereka dalam menggunakan bus umum, daripada warganegara lain), Berpakaian yang dianggap aneh (mungkin karena tidak sesuai dengan trend yang sedang ada di Singapura. Beberapa kali, gaya berpakaian kami sering dilihat hampir setiap orang yang...

Foto dan Foto

Banyak foto yang telah saya ambil dan ingin saya masukkan ke blog ini. Tetapi, selalu berakhir dengan rasa malas karena hasil gambarnya selalu jelek. Hiks. Kamera Blackberry Curve 3G memang tidak cocok bagi saya. Hasilnya selalu tidak seperti yang saya harapkan. Sudah mengalami proses peng-edit-an pun, hasilnya tetap tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan. Saya tidak berbicara angle, tetapi lebih ke arah hasil gambar yang tidak tajam, pecah, dan masih banyak 'kecacatan' yang lain pada kamera Blackberry Curve 3G ini. Apa mungkin hanya Blackberry punya saya saja ya? Harus mulai menabung untuk mencari uang lebih untuk membeli HP baru, nih. He he he.

Awareness Pengguna Speedy yang Rendah

Tadi malam saya bertemu dengan klien di sebuah kafe di daerah Timoho untuk mengerjakan project mereka. Sesampainya di sana, saya lupa belum mengekspor database untuk keperluan project tersebut karena beberapa waktu yang lalu laptop yang biasa saya gunakan saya install ulang dan semua data-nya saya backup di komputer rumah. Akhirnya, kami tidak jadi mengerjakan project dan justru menghabiskan waktu dengan ngobrol. Di tengah-tengah ngobrol, saya mencoba konek internet via hotspot (karena kafe itu menyediakan fasilitas free   hotspot ) namun tidak bisa. Usut punya usut, ternyata DNS server- nya yang bermasalah. Tidak dapat melakukan resolve dari nama domain ke IP publik. Saya coba gunakan external DNS server dengan menggunakan DNS server milik Google (8.8.8.8 dan 8.8.4.4) tetap tidak bisa. Saya mencoba melakukan ping ke sebuah IP publik yang saya ketahui dan hasilanya IP publik tersebut me- reply. Berarti kesimpulan saya bahwa internet- nya dapat berjalan. Kemudian saya i...

Manusia dan Komputer

Dengan judul ini, saya hanya ingin menceritakan tentang teman saya dan komputernya. Begini. Komputer teman saya sekarang sedang ' di-opname' di toko komputer tempat ia membeli dulu karena komputernya beberapa kali mengalami blank screen. Selain itu, setelah kejadian tersebut, on board LAN komputernya jadi tidak terdeteksi. Setelah dicoba dilakukan instalasi ulang, tetap sama saja. Perkiraan saya, on board LAN komputernya rusak. Hari ini dia kebingungan karena hampir setiap hari ia menghabiskan harinya di depan komputer. Ia bingung mencari kegiatan untuk menghabiskan hari-harinya tanpa komputer. He he he. Rupanya, bagi hampir sebagian orang - termasuk teman saya -, saat ini komputer sudah menjadi kebutuhan primer yang memang harus ada dalam hidup mereka. Tanpa komputer (dan koneksi internet ) banyak orang bingung untuk menghabiskan waktu mereka setiap harinya. Menghabiskan di sini bukan dalam arti menggunakan komputer untuk hiburan saja, tetapi hal lain yang menurut saya lebih...

(Susahnya) Menulis Karya Ilmiah

Ketika berhadapan dengan sebuah karya ilmiah, selalu ada satu kata yang muncul dalam benak saya: "susah". Saya selalu merasakan kesusahan ini. Mungkin tidak susah, tetapi belum terbiasa menulis karya ilmiah saja. Karena memang saya baru satu kali ini berhadapan dengan karya ilmiah yang kebetulan adalah jurnal ilmiah. Saya membantu teman saya yang mendapatkan tugas untuk membuat jurnal ilmiah pada sebuah matakuliah. Ia sedang studi Strata-2 di sebuah universitas yang namanya cukup besar di Indonesia. He he he. Meskipun hanya tugas, saya tetap mencoba untuk menulis dengan serius seakan-akan apa yang saya lakukan ini benar-benar untuk dijadikan jurnal ilmiah yang dipublikasikan. Ini cara saya untuk belajar. Membaca dan memahami apa yang dibaca memang menjadi kunci utama dalam menulis karya ilmiah. Saya dapat menulis sesuatu karena saya membaca dan memahaminya. Walaupun, bagi saya, memahami apa yang saya baca itu kadang terasa sangat sulit, terutama kalimat pada sebuah karya ...